Media Berita dan Informasi Indonesia

Senin, 21 Juli 08
 
ANTANT AVEROUSE SUKIMAN
 
Pesona Wisata Pulau Sumbawa
 
 
WISATA









 

Sumbawa terletak diantara pulau Lombok dan Flores serta termasuk dalam propinsi Nusa Tenggara Timur. Dua bahasa daerah yang digunakan di Sumbawa adalah bahasa Sumbawa dan Bima. Kota-kota besar di Sumbawa adalah Sumbawa besar dan Bima.

Sumbawa sangat terkenal didunia akan keelokan wisatanya. Sumbawa pernah dikunjungi Putri Diana semasa hidupnya, tepatnya lokasi yang dikunjungi adalah Pulau Moyo. Pulau Moyo yang terletak 15 kilometer dari tepi utara pulau Sumbawa dan memili areal 31.500 hektar itu lebih dikenal masyarakat Indonesia sebagai taman buru. Hal lain yang membuat sumbawa terkenal adalah letusan gunung Tambora pada tahun 1815, letusan yang dahsyat membuat kawasan ini menjadi obyek penelitian, seperti vulkanologi, geologi dan keanekaragaman hayati.



Sumbawa dikelilingi banyak teluk, baik dibagian tengah maupun timur, seperti Teluk Saleh, Dompu, Bima dan Woworanda. Sebelah utara Teluk Saleh terdapat Semenanjung Sanggar yang panjangnya 75 km dan lebar 30 km. Objek Wisata, Selama ini Sumbawa dikenal wisatawan asing memiliki dua kerajaan. Pertama, di Sumbawa Besar yang bekas istananya masih ada dan telah berusia sekitar 115 tahunan, di kediaman Sultan terdahulu semuanya terbuat dari kayu tahun 1815 dan disebut Dalem Loka.

Sultan Muhammad Kaharuddin III (1931-1958), merupakan sultan terakhir dari dinasti Amasa Bantan Dewa Dalam Bawa, menurut Lulu Manca, dalam bukunya yang berjudul Sumbawa pada Masa Lalu. Bangunan yang ditunjang tiang-tiang dengan gaya tradisional dihiasi pahatan-pahatan yang tidak lazim. Saat ini bangunan tersebut sudah direnovasi, tapi bentuknya tidak berubah.

Kedua, istana yang terdapat di Bima yang menyimpan koleksi yang luar biasa indahnya, seperti mahkota kerajaan, keris-keris dengan emas bertakhtakan permata ditambah gagangnya yang terbuat dari gading. Publik dapat melihat koleksi tersebut, tetapi harus menghubungi pemda setempat terlebih dahulu. Sultan yang terakhir, Muhammad Salahuddin (1915-1951), menurut Henri Chambert-Loir dan Siti Maryam R. Salahuddin dalam buku Bo’ Sangaji Jai, Catatan Kerajaan Bima Tidak jauh dari Bima. Yang tak kalah menariknya adalah Dantara, kubur dari sultan pertama yang memeluk Islam, berada di desa Tolobali. Selain itu danau Taliwang yang berada di Sumbawa Barat juga menarik untuk dikunjungi ditambah makanan yang khas, seperti ayam taliwang yang rasanya pedas dan mantap rasanya. Lalu ada tenunan tradisional Sumbawa mempunyai corak dan warna juga khas.

Obyek wisata lainnya adalah Pantai Maluk, obyek wisata ini tak kalah dengan pantai di Bali seperti Kuta, Sanur. Tempat wisata ini juga mudah dijangkau dari Ibukota NTB, Mataram. Dari Pantai Maluk ini wisatawan bisa melihat pesona keindahan Teluk Maluk. Bukan hanya itu. Pantai Maluk kerap dijadikan oleh wisatawan sebagai arena berselancar. Tak heran apabila peselancar kelas dunia senantiasa mengagendakan kegiatan di Pantai Maluk. Tunggu apalagi, ayo bergegas tamasya, liburan Idul-Fitri kali ini bisa digunakan untuk melihat-lihat pesona Sumbawa.