Kunjungan DR.Yusuf Qaradhawi

Berita, 21 Januari 2007

Syeikh Yusuf Qaradhawi, seorang Ulama Mesir dan juga ketua Persatuan Ulama Islam Internasional baru saja melakukan lawatan ke Indonesia atas undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lawatan ini diharapkan memperkuat peranan Umat Islam Indonesia.

DR.Yusuf Qardhawi lahir didesa Shaft Turaab, Mesir pada 9 September 1926. Pada usia 10 tahun telah hapal Al-Quran. Menamatkan pendidikan di Universitas Al-Azhar, Fakultas Ushuluddin pada tahun 1952.

Yusuf Qardhawi memperoleh gelar doktor pada tahun 1972 dengan disertasi Zakat dan Dampaknya Dalam Penanggulangan Kemiskinan. Disertasi ini disempurnakan menjadi Fiqh Zakat, sebuah buku yang sangat modern membahas tuntas persoalan zakat.

Yusuf Qardhawi yang juga menulis Fatwa-Fatwa Komtemporer dalam lawatannya bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan beberapa tokoh lainnya. Dalam kunjungan ini DR. Yusuf sangat memuji penerapan demokrasi di Indonesia yang menjerminkan bahwa Islam dan demokrasi selaras.

Kunjungan ke Indonesia ini seperti berada dinegeri sendiri, saat menerima undangan presiden ke Indonesia, beliau berkata "Saya akan hadir tidak sebagai tamu, karena saya telah lama menjadi bagian dari bangsa Indonesia". Pernyataan ini memang benar apalagi sekitar 70 bukunya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sudah lebih dari 125 judul buku telah dia tulis untuk menjawab persoalan terkini umat.

Yusuf Qardhawi berharap peran Indonesia dalam konflik sektarian di Irak yang telah memakan banyak korban.

Kunjungan ini sangat berarti bagi Indonesia mengingat Indonesia sebagai negara muslim terbesar didunia. selain harapan diatas, diharapkan Indonesia juga melahirkan Yusuf Yusuf lainnya yang dapat berperan menjawab tantangan persoalan dan menampilkan citra Islam pada dunia International.