![]() |
||
|
Mengapa Angka 13 Adalah Sebuah Keberuntungan. Kehidupan keseharian kita tak terlepas dari angka dan hari, apakah itu angka yang menunjukkan waktu atau tanggal, atau alamat, maupun finansial. Namun ada beberapa hal yang mengalami keanehan, sesungguhnya Allah menciptakan waktu, angka, hari untuk kepentingan manusia, dan semuanya adalah bermanfaat. Sama halnya dalam angka, semua angka adalah bermanfaat termasuk 13, mari kita bahas mengapa angka 13 adalah sebuah keberuntungan. Alasan pertama, angka 13 merupakan bilangan prima, sebuah bilangan unik, dimana bilangan itu hanya bisa dibagi habis oleh satu atau dirinya sendiri. Karena keunikan inilah mengapa angka 13 merupakan angka keberuntungan. Alasan kedua, anda tentunya saat ini tengah membaca tulisan ini dikantor, masih ingat tentunya bahwa setiap tahun anda menerima minimal 13 kali gaji. Ya, benar gaji ketigabelas itu adalah THR (Tunjangan Hari Raya), inilah gaji yang paling ditunggu-tunggu. Alasan ketiga, saya terpaksa membuka buku sejarah, ingin melihat siapa tokoh terbesar di abad ke 13. Dialah penguasa dunia, Timurleng (Timur), namanya terukir indah dalam sejarah, dia mengokohkan kekuasaan dan kesejahteraan bukan saja kepada kaum muslimin, namun keseluruh rakyatnya. Dia adalah seorang kalifah Islam, namun dia tidak ingin memakai gelar itu, dalam suratnya, dia hanya menulis "Dari Raja Timur". Wilayah kedaulatannya meliputi Asia dan Eropa, dalam kampayenya untuk mempersatukan wilayah Islam, dia menalukkan gerombolan kuda emas, mengejarnya sampai ke sungai Volga, memasuki Moskow pada tahun 1381, dan selama 1380-1384 dia memasukkan wilayah Khurasan, Jurgan, Mazandar, Sajistan, Afganistan, Persia, Azerbaijan dan Kuriditan dalam naungan Islam. Dia memasuki baghdad tahun 1393 dan menyatukan wilayah Mamalik (Mamluk) kedalam wilayahnya, ditahun 1397 pasukannya membuka wilayah Dehli dan Kashmir. Pada tahun 1401 dia mendatangi Anatolia Timur dan akhirnya pada tahun 1402 dia menyatukan wilayah Turki Ustmani. Ibukota kekalifahan berada di Samarkand, kota ini dibangunnya dengan segala keindahan. Timur wafat pada tahun 1405, dia menyelesaikan tugasnya setelah hampir selama 25 tahun mendamar baktikan segala usahanya untuk menyatukan dan mengangkat panji-panji Islam. Alasan keempat, kali ini yang kita lihat adalah fenomena alam, tiga belas telaga yang terhampar di puncak Gunung Talamau. Gunung Talamau yang terletak di desa Pinaga, kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Wisata telaga 13 ini dapat dijangkau dari Padang dengan menggunakan bus, perjalanan akan memakan waktu sekitar 4 jam. |
||