Tiga Peristiwa Penting Bulan Ini

Berita, 17 Oktober 2006

Beberapa peristiwa penting terjadi dibulan ini, peristiwa-peristiwa ini tentunya sangat positif sehingga perlu digaris bawahi. Peristiwa pertama adalah langkah pemerintah melalui Bank Indonesia (12/10) yang akan membayar seluruh pinjaman dari IMF sebesar 3,18 miliar dolar AS.

Pelunasan ini merupakan sinyal peningkatan confidence dan fleksibilitas fiskal pemerintah juga merupakan cerminan dari surplus neraca pembayaran dan cadangan devisa. Dunia bisnis menyambut positif langkah ini, juga pasar menyambut positif.

Peristiwa lainnya masih didalam negeri adalah terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan PBB, terpilihnya Indonesia dengan 158 suara merupakan kepercayaan dari negara-negara lain terhadap peran Indonesia dalam keamanan dunia. Tanggung jawab ini merupakan tugas yang mesti dilaksanakan, sehingga diperlukan penempatan diplomat yang benar-benar paham permasalahan pada suatu kondisi.

Peristiwa terakhir yang sangat menggembirakan adalah Nobel Perdamaian 2006 jatuh pada Muhammad Yunus dari Bangladesh. Usaha M. Yunus memang sangat luar biasa, beliau mempunyai tekad dan usaha untuk mengentaskan jutaan rakyat dari kemiskinan. Caranya? Pemberian kredit mikro melalui Grameen Bank yang didirikannya, terbebas dari kemiskinan merupakan hak asasi manusia.

Kredit mikro ini dimulai sejak 1975 dengan modal 27 dolar AS dari kantong pribadinya, uang ini dipinjamkan kepada 42 nasabah miskin tanpa agunan. Saat ini debitor Gramen mencapai 6,61 juta orang (97% adalah wanita miskin). Grameen Bank yang didirikan dan dipimpin oleh Muhammad Yunus ini membuktikan orang miskin ternyata bisa jadi nasabah bank yang baik, tidak ngemplang ataupun berniat membuat kredit macet, rasio pengembaliannya mencapai 99%.

Muhammad Yunus kini bukan hanya menjadi milik jutaan warga miskin Bangladesh namun ia kini menjadi kebanggaan dunia, termasuk kita di Indonesia.