Seputar Pengiriman TNI ke Libanon

Berita, 24 Agustus 2006

Pengerahan pasukan perdamaian PBB ke Libanon sampai saat ini belum juga terlaksana, bahkan negara-negara yang akan mengirimkan tentara belum juga pasti.

Perancis yang ditunjuk memimpin pasukan PBB hanya menambah 200 tentara sedangkan Itali bersedia mengirim 2.000-3.000 tentara jika didukung Eropa. Pasukan dari Indonesia dan Malaysia masih menunggu keputusan PBB.

Keruwetan yang terjadi disebabkan oleh beberapa hal:
- Rantai Komando
- Perlucutan Senjata
- Keamanan pasukan PBB

Masalah diatas yang paling sulit dan peka adalah perlucutan senjata, menurut berbagai kalangan perlucutan senjata adalah masalah internal Libanon sehingga menjadi tanggung-jawab Libanon. Penyelesaian seperti ini adalah yang paling bijaksana.

Masalah kedua adalah keamanan dan reaksi pasukan PBB jika terjadi insiden, masalah ini sangat mungkin terjadi menimpa pasukan PBB dan jika terjadi insiden penyerangan terhadap pasukan PBB perlu dijelaskan bagaimana PBB mengatasi insiden tersebut.

Pengiriman TNI ke Libanon walaupun memiliki berbagai kendala namun sangat penting. Indonesia harus berperan aktif menjaga perdamaian dunia sesuai dengan amanat pembukaan UUD.

Keterlibatan TNI juga memberi signal positif bahwa Islam juga berperan dalam menjaga perdamaian dunia.

عنتن ت عفير ؤ س س كمن