Hubungan Ajang Sepakbola Piala Dunia 2006 dan Industri Hiburan
Piala Dunia, 10 Juli 2006
Sukses ajang piala dunia 2006 bukan hanya sukses dibidang olahraga namun
juga sukses dalam industri. Berikut ini wawancara khusus kami dengan Sukiman
seorang pemerhati olahraga dan dunia hiburan.

Sukiman
Wartawan : Kabarnya Anda sedang sibuk mengamati piala dunia 2006?
Sukiman : Rutin saja, saya ingin melihat tim-tim favorit berlaga
dengan penuh energi, optimal serta indah
Wartawan : Bisa dijelaskan apa itu sepakbola indah?
Sukiman : Sepakbola indah adalah kemampuan tim menyajikan teknik
menyerang, bertahan dengan baik. Terutama untuk serangan kita dapat
melihat operan-operan cepat antar pemain, umpan tarik atau silang yang
matang, sentuhan bola satu-dua antar pemain dan penyelesaian akhir yang
manis.
Wartawan : Bagaimana peta sepakbola dunia di tahun 2006 ini?
Sukiman : Kita melihat hampir sepuluh tahun terakhir ini Eropa
selalu menjadi semi finalis, juga pada babak enam belas besar mereka
meloloskan sepuluh tim, bandingkan Asia dan Afrika yang meloloskan hanya
satu tim.
Wartawan : Bagaimana kita meningkatkan mutu sepakbola kita?
Sukiman : Hal itu jangan ditanyakan ke saya, saya hanya ingin
memberikan gambaran mengapa mutu sepakbola di Eropa bagus.
Wartawan : Bisa dijelaskan?
Sukiman : Mutu sepakbola, terutama kualitas pemain meningkat
karena mereka berhasil menjadikan cabang olahraga ini menjadi sebuah
industri. Saat anda menjadi pemain ternama anda memperoleh penghasilan
bukan saja dari gaji anda sebagai pemain namun juga dari berbagai produk
yang anda promosikan. Iklan bukan hanya terbatas pada peralatan olahraga
tetapi juga menyangkut dunia otomotif, perhiasan, wewangian dan lainnya.
Pemasukan setiap pertandingan bukan hanya berasal dari karcis penonton
tetapi lebih banyak dari sponsor. Ajang piala dunia 2006 telah habis
menjual hak siar mereka pada tahun 2004, dua tahun sebelum ajang ini
digelar.
Industri sepakbola lalu melahirkan pemain-pemain yang berkualitas, selepas menjadi
pemain pun, mereka tetap dapat meraih karir sebagai pelatih. Industri ini berkembang
dengan pesat salah satunya tersedianya liputan online melalui Yahoo.
Wartawan : Hubungan antara sepakbola dan industri berarti sangat
erat?
Sukiman : Industri menyedia dana untuk meningkatkan kualitas,
lebih mudahnya disana ada pengembangan, pembinaan yang berkesinambungan.
Kita telah melakukan di cabang bulutangkis, lalu mengapa di sepakbola
kita tidak mampu melakukan?
Wartawan : Apa pesan anda untuk dunia sepakbola kita?
Sukiman : Sebenarnya pesan ini untuk diri saya, untuk sukses
bukan hanya optimis yang dibutuhkan tapi juga kerja handal dan berinovasi.
Kemajuan perlahan namun berkesinambungan salah satu kunci kemajuan itu
sendiri.