Sejarah Jakarta, Sejak Didirikan 22 Juni 1527 Oleh Panglima Fatahillah.

Jakarta yang kita kenal ini dahulunya bernama Sunda Kelapa, pada awal abad ke 15 penguasa Pajajaran memberikan hak pengelolaan bandar ini kepada Portugis, dalam administrasi dagang Portugis, berdagangan melalui bandar Sunda Kelapa hanya boleh dilakukan oleh Portugis, dengan kata lain Portugis melakukan monopoli dagang.

Monopoli dagang dan tindakan sewenang-wenang oleh Portugis tentu saja menyengsarakan rakyat. Sultan Trenggono, Sultan Demak memutuskan untuk menyerang Pajajaran dan mengambil alih bandar Sunda Kelapa pada tahun 1526. Kesultanan Demak merupakan penerus kerajaan Majapahit, periode 1300-1677 merupakan masa keemasan Kerajaan Dinusantara. Sultan Trenggono memerintahkan Panglima Perang Fatahillah untuk melakukan misi tersebut, dan pada tahun 1527 Fatahillah berhasil menguasai seluruh wilayah Jawa Barat yang kita kenal sekarang, tepatnya tanggal 22 Juni 1527 Fatahillah berhasil menguasai Sunda Kelapa, setelah berhasil merebut Sunda Kelapa, Fatahillah mengganti nama kota menjadi Jayakarta, yang berarti Kota Merdeka. Kerajaan Demak berhasil mengalahkan Portugis di Jawa dan Sumatera, Portugis akhirnya terusir ke Malaka.

Jayakarta sejak dibangun oleh Fatahillah mengalami perubahan kekuasaan, dari Kerajaan Demak ke Kerajaan Pajang, kemudian beralih kekerajaan Mataram, perubahan kekuasaan menjadi penyebab berkurangnya kontrol terhadap wilayah wilayah kekuasaan, konflik internal yang banyak memakan korban dimanfaatkan oleh VOC untuk masuk ke Jawa pada tahun 1600. VOC diberi hak oleh Kesultanan Mataram untuk berdagang di Jayakarta, namun pada tahun 1620 VOC mengumumkan hak monopoli dagang atas Jayakarta. Kelak setelah Sultan Amangkurat II naik tahta pada tahun 1677, dan memberi lebih banyak hak dagang kepada VOC, VOC mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia, sikap Sultan Amangkurat II yang bekerjasama dengan VOC menandai kemunduran kerajaan dinusantara. Tanggal 22 Juni 1527 inilah yang oleh Pemerintah Provinsi DKI diambil sebagai tanggal berdirinya Jakarta, setelah 60 tahun Indonesia merdeka, Jakarta mengalami perubahan yang pesat, sepesat harapan anak-anak bangsa yang berjuang hidup untuk menggapai cita-cita menuju Indonesia yang Adil, Makmur dan Sejahtera.