Potensi Indonesia Menjadi Negara Maju.

Berita, 27 Maret 2006

Beberapa teman bertanya berapa lama yang dibutuhkan sebuah bangsa menjadi maju? jawabannya dapat kita temukan dengan mempelajari sejarah bangsa-bangsa di dunia. Pertanyaan teman saya berikutnya adalah apakah kita mempunyai potensi untuk menjadi bangsa yang maju?

Pertama yang kita lihat tentunya kemajuan Islam diawal peradaban sejak Muhammad rasulullah membuat perjanjian Madinah sebagai bentuk negara Islam. Islam menjadi negara maju kurang lebih membutuhkan 30 tahun, setelah Muhammad SAW kemudian dilanjutkan oleh Khalifah ar-Rasyidin.

Babak berikutnya adalah Islam dibawah pemerintahan Timurleng, pemerintahan memerlukan waktu lebih kurang selama 30 tahun untuk mencapai masa keemasannya. Kemudian pada masa Turki Ustmani dibawah kepemimpinan Muhammad II, Islam mencapai keemasannya dalam waktu 40 tahun. Kekhalifaan berlanjut selama 13 abad dan mengalami kemunduran pada awal abad ke-19.

Indonesia saat ini berusaha mencapai era tinggal landas, salah satu langkah adalah dengan memberi kepastian hukum soal Freeport dan Cepu. Pertambangan Freeport haruslah tetap berjalan karena menyangkut kepastian usaha di Indonesia begitu juga soal explorasi ladang minyak Cepu.

Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia tentulah sangat penting untuk kemajuan negara, ambil contoh yang sederhana saja misalnya sms. Jumlah pengguna handphone di Indonesia saat ini diperkirakan 50 juta, andaikan ada satu juta pengguna melakukan arisan bersama, setiap arisan cukup mengirim satu sms (satu sms seharga Rp 2.000). Maka uang yang terkumpul untuk sekali arisan adalah 2.000 x 1.000.000 = 2 Milyar Rupiah !

Bagaimana anda tercengangkan, bagaimana jika uang itu dipakai untuk buka usaha kecil dan arisan diputar setiap hari. Minimal sebulan akan lahir 30 usaha dengan total modal 60 Milyar. Kemudian saya bertanya lagi pada teman saya, apa anda masih ragu dengan potensi bangsa kita?