Menyiasati Penerbangan Murah

Ulasan, 21 Desember 2006

Dalam wacana lalu kita melihat ada hal mesti hilang dalam kompetisi maskapai penerbangan yakni makanan ringan bagi penumpang. Hal ini sebenarnya dapat menumbuhkan bisnis lain didunia penerbangan yakni makanan.

Saat ini disemua bandara dengan mudah dijumpai rumah makan, restoran atau kafe. Namun dengan adanya kesempatan untuk menjual makanan ringan bagi penumpang tentu saja dapat menambah banyak jenis layanan makanan ringan maupun berat yang enak dan terjangkau serta dapat dibawa masuk kepesawat.

Restoran-restoran atau kafe-kafe dibandara hendaknya menyediakan paket makanan dan minuman ringan sehingga memudahkan bagi para penumpang penerbangan murah ini untuk memperoleh makanan yang hendak dibawa kedalam pesawat.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah layanan restoran berjalan dipesawat, bagi para penumpang yang ingin makan masih dapat memesan makanan dipesawat.

Sistem tiket juga dapat dibuat lebih efisien, misalnya bentuknya diperkecil seperti struk belanja disupermaket dan sudah memperoleh nomor duduk sehingga saat check-in penumpang hanya memberi tahu kedatangannya dan memasukkan bagasi jika ada.

Layanan terbaik dari setiap maskapai tentunya sangat diharapkan agar para penumpang menikmati perjalanannya.

"Ini Kapten Sujatmiko, kita telah mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Sampai jumpa pada penerbangan selanjutnya."