![]() |
||
|
Tim Medis Kemanusiaan Berdatangan ke DIY dan Jawa Tengah Berita, 29 Mei 2006 Sejumlah tim medis telah bertugas di DIY, meskipun begitu jumlah pasien melebihi kapasitas yang ada. Sehingga Pemprov DIY meminta bantuan rumah sakit TNI di Magelang, Semarang dan Purwokerto. Bantuan juga datang dari pemprov Sulawesi Selatan, yang mengirim sebuah tim Peduli Bencana Alam Sulawesi Selatan. Tim ini dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Muhadir dan beranggotakan 15 orang tim medis, tim ini membawa dokter, perawat, obat-obatan, serta sukarelawan. Bantuan dari negara-negara sahabat juga telah berdatangan seperti dari pemerintah China dan Kanada. Masing-masing menyumbang dua juta dolar AS untuk korban bencana. Penyaluran bantuan kemanusiaan dikoordinir melalui satkorlak (Satuan Koordinasi Pelaksana) penanggulangan bencana diwilayah-masing-masing. Para pengungsi sangat membutuhkan tenda, obat-obatan, tikar, air mineral, bahan makanan, dan lain-lain. Sementara itu pada hari kedua (28/5) dipengungsian para pengungsi di kota Klaten diguyur hujan keras, kondisi ini makin membuat prihatin pasalnya jumlah tenda penampungan masih sangat terbatas. Akibatnya pengungsi masih tinggal ditenda darurat dan tidur diatas lantai yang basah. Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, data yang dihimpun hingga Minggu (28/5) pukul 17.00 WIB menunjukkan bahwa korban tewas akibat bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah mencapai 3.882 orang. "Berdasarkan laporan satkorlak-satkorlak di lapangan, korban tewas hingga pukul 17.00 WIB mencapai 3.882 orang," katanya di kediaman dinas Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Minggu malam, usai mengikuti rapat Bakornas yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla selaku Kepala Bakornas . |
||