Memanfaatkan Waktu dengan Kegiatan Produktif dan Tontonan Bermutu

Ulasan, 19 November 2006

Sepulang dari kantor, dirumah kita disuguhi banyak tayangan tidak bermutu, apakah itu tayangan hantu, tayangan komedi, tayangan bincang-bincang yang hanya sekedar menghibur dan kurang atau tidak bermanfaat.

Tayangan komedi tidak dikemas dengan baik, hanya sekedar melucu yang bagi kebanyakan orang tidak lucu. Tidak adanya muatan budaya yang memberi contoh bagaimana semestinya seseorang bertindak dalam lingkungannya atau memberi contoh teladan membuat banyak tayangan komedi sekedar mengisi waktu saja.

Tayangan hantu yang syukur sudah berkurang jelas-jelas tidak ada manfaatnya. Kadang hanya dengan alasan rating maka sebuah tayangan tetap dipertahankan. Padahal peringkat itu tidak jelas mengambarkan komposisi penonton berasal dari segmen manakah penonton tersebut. Survei tidak menjelaskan banyak hal tentang orang-orang yang disurvei seperti:
- Pekerjaan
- Pendidikan
- Usia
- Jenis Kelamin
- status pernikahan
- Lama Berkarir
- Kepemilikan Rumah
- Kepemilikan kendaraan bermotor
- Kota
- Waktu Survey
Hal-hal diatas tidak kita ketahui sehingga kita tidak mengetahui segmen mana yang disurvei.

Acara bincang-bincang kita jauh berbeda sekali dengan tayangan sejenis diluar sana. Disana dalam acara diundang pakar kesehatan (bukan hanya Sp Kelamin juga jantung, gigi, dll), kecantikan, elektronik, IT, dan lain sebagainya dengan proporsi yang merata pada setiap bidang keahlian sementara acara bincang-bincang kita hanya memanggil "pakar malam".

Sebagai pribadi kita harus selektif memilih acara, apalagi sebagai kepala keluarga, banyak kegiatan produktif dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang kita atau sebagai pengganti menonton acara yang kurang bermutu. Kegiatan tersebut: berolahraga baik itu fitness, renang , bulu tangkis, membaca buku pengetahuan praktis yang bermanfaat baik untuk meningkatkan pengetahuan P3K, pertukangan, dan lain-lain.

Media hiburan sama seperti bidang lainnya memang membutuhkan insan yang mumpuni sehingga dapat menghasilkan tayangan yang bermutu.