BI seminggu belakangan ini telah melakukan beberapa langkah untuk menguatkan rupiah,
langkah-langkah tersebut antara lain, mebeli obligasi, langkah ini bisa mendorong investor
lainnya untuk aktif masuk kepasar obligasi.
Menaikkan BI rate, saat ini BI rate telah mencapai 10%, sejak terbitnya paket kebijakan 30 agustus hingga kebijakan 6 september 2005,nilai
rupiah relatif stabil dan cenderung menguat. Kenaikan BI rate didasarkan atas ekspektasi
naiknya inflasi yang diperkirakan mencapai 9 persen pada akhir 2005. Langkah BI melarang trading rupiah sangat tepat
, karena dengan mekanisme margin,volume transaksi bisa lebih besar dari uang yang dimiliki.
Selengkapnya, 4 langkah baru yang diambil oleh BI adalah :
- Pelarangan margin trading rupiah.
- Pemberlakuan swap valas
- Penyediaan fasilitas untuk kepentingan investor dalam rangka melindungi nilai tukar
- Penyempurnaan ketentuan posisi devisa neto(PDN).