Penyerahan Senjata Oleh GAM Merupakan Komitmen Perdamaian di Aceh.

Berita, 19 September 2005

Gerakan Aceh Merdeka (gam) kembali menyerahkan senjata pada 16 september 2005, penyerahan senjata tahap pertama ini telah mencapai 243 pucuk senjata. Penyerahan senjata tahap pertama ini dilalukan selama tiga hari, hari pertama diserahkan 62 senjata, hari kedua diserahkan 100 senjata dan hari ketiga diserahkan 81 senjata. Bersamaan dengan penyerahan senjata oleh GAM, Pemerintah Indonesia juga menarik ribuan personel militer dari Aceh.

Juru bicara GAM Sofyan Dawood mengatakan, penyerahan senjata pada tahap satu ini melebihi target, sesuai dengan mou GAM pada tahap pertama ini harus menyerahkan 210 senjata (25% dari total senjata yang dimiliki oleh GAM). Penyerahan senjata ini merupakan bukti keseriusan GAM dalam menjalankn nota perdamaian di Aceh.

Kemajuan implementasi perjanjian damai Aceh makin bagus, pemerintah sebelumnya telah memberi amnesti dan melepaskan tahanan GAM, kemudian disusul dengan penarikan personel militer dari Aceh. Perdamaian di Aceh merupakan tugas penting pemerintah, penyelesaian konflik ini akan sangat membantu pemerintah untuk lebih fokus pada pembangunan bangsa. Karena yang ada di Aceh adalah sama-sama rakyat Indonesia, mereka tentunya mengharapkankan perdamaian di aceh akan membawa kemajuan.