Bincang-Bincang Sukses
Ulasan, 10 April 2007
Fenomena acara bincang-bincang nampaknya semakin meningkat (faktanya banyak acara jenis ini
ditayangkan diberbagai media visual), bagi pemirsa tentu saja berdampak positif karena pemirsa
dapat memilih acara mana yang cocok baginya, salah satu indikasi bagi acara yang ramai
penonton tentunya berlimpahnya iklan pada acara tersebut.
Kami sangat beruntung bisa mewawancarai salah seorang bintang tersebut yakni Prahara yang lebih
akrab dipanggil Mas Prahara. Baiklah karena sudah ada tanda action dari sutradara, kita mulai
saja wawancara ini:
Host: Silahkan tampil komedian kita yang menjadi berita utama harian Ibukota, Mas Prahara
Prahara: Selamat Pagi Pemirsa, senang kembali berjumpa dengan anda sekalian
Host: tepuk tangan donk, Mas Prahara
(tepuk tangan bergemuruh juga ada siulan-siulan)
H: Silahkan duduk Mas
Prahara memilih sofa yang agak jauh, bukan sofa ditengah yang biasanya disiapkan untuk bintang
tamu.
H: Mas Prahara, duduknya disini aja, ditengah, biar lebih asik ngobrolnya
P: Mas Antant ini ada2 saja, disinikan lebih nyaman, empuk, mungkin ini yang baru ya
H: Panggil saja Antant supaya mudah mengidentifikasinya, kalau dua-duanya mas kan nanti
bisa terjadi salah paham, apalagi bagi pemirsa yang TVnya remang-remang dan lebih mengandalkan
suara.
H: Samping saya aja Mas, sombong, mentang-mentang acara bincang-bincang oke sudah dipuncak tangga
lagu
P: Itu hanya hasil kerja keras, saya senang banyak pemirsa menyukainya
(Prahara sambil siul-siul yang disambut tepuk tangan pemirsa)
H: Mas bukannya yang menjadi nilai jual anda kerlingan mata, bukan siul-siul seperti tadi
P: salah Mas Antant, siul-siul itu menjadi ciri saya
H: Apakah karena faktor bibir maju 4 cm itu yang memudahkan siul-siul tadi
P: Antant berlebihan nih, saya pulang ya, pemirsa saya pulang ya
H: Begitu aja merasa, selain siul-siul, komedi anda kan bergaya Mr Bean
P: benar sekali, saya mencoba lawakan dengan bahasa tubuh serta situasi yang dapat memancing tawa
H: Anda punya perbedaan yang signifikan denga Mr Bean, terutama jika bintang tamunya bening-bening,
anda lebih sering nempel kelihatannya
P: bukan nempel, emangnya cecak, itu namanya berinteraksi
H: Bagaimana caranya agar lawakan anda lebih variasi selain tentunya karena keberadaan tim kreatif
P: saya senang baca buku, menjelajah internet, banyak hal untuk memperkaya wawasan
H: bagus sekali tentunya, ngomong-ngomong apa sudah bisa terhubung dengan internet
P: berlebihan lagi nih, tentu saja saja sudah terhubung, nih laptopnya, terus antena wifi,
apa masih kurang?
H: sebentar Mas, ada email yang masuk, ada pemirsa yang bertanya? Mas Prahara punya motto
bekerja keras?
P: Benar
H: di Bincang-bincang oke, nampaknya belum terlihat tuh, agar sesuai dengan motto bagaimana kalau
tanpa mic, jadi suaranya lebih keras,
juga kalo colek-colek jangan yang bening-bening aja
yang dicolek, sekali-kali gajah yang dicolek biar pakai tenaga
P: wah berlebihan nih, gundulmu
H: maaf Mas, diemail tidak ada fotonya, jadi nggak ketahuan apakah gundul atau gondrong
(tiba-tiba sang sutradara datang, cut!!!)
S: Kacau-kacau, ini acara bincang-bincang OKE, yang jadi bintang tamu Mas Antant dan Hostnya Mas
Prahara