Flu Burung Masih Disekitar Kita.

Berita, 22 September 2005

Pemerintah telah menutup kebun binatang Ragunan. Hal ini dilakukan untuk mencegah menyebarnya virus flu burung. Saat ini AS petugas taman marga satwa Ragunan dan AM pedagang asongan ditempat yang sama sedang dirawat dirumah sakit RSPI Sulianti Saroso.

    Pemerintah telah melakukan langkah-langkah antisipasi pencegahan flu burung, misalnya langkah yang diambil oleh departemen pertanian :
  • Melakukan tindakan karantina.
  • Menangani ungguas-unggas yang tertular.
  • Melakukan dekontaminasi terhadap tempat unggas yang positif tertular.
  • Menginvestigasi dan mengawasi kasus-kasus positif pada manusia dengan area cakupan yang lebih luas.
  • Sosialisasi flu burung ke masyarakat.
  • Penataan kembali tempat penampungan dan pemotongan ayam.

Kepala biro kesehatan DKI Jakarta, Abdul Cholik Masulili di Balai Kota DKI mengatakan, kebijakan maupun tindakan yang ditempuh pemerintah DKI saat ini sudah disesuaikan dengan kriteria kejadian luarbiasa.

Beberapa wilayah seperti Jawa Barat telah melakukan pemantauan unggas, unggas-unggas yang masuk kewilayah Jawa Barat diperiksa terlebih dahulu, ini dilakukan untuk menjamin bahwa unggas-unggas yang akan dikomsumsi masyarakat aman. Masyarakat juga dihimbau untuk mengolah makanan unggas dengan benar dan tidak membeli unggas yang sakit atau memotong unggas yang sakit. Penampungan atau kandang unggas harus di dekontaminasi atau dilakukan pemusnahan unggas yang positif tertular.