![]() |
||
|
Eksploitasi Bencana Gempa oleh Media Massa Berita, 30 Mei 2006 Tiga hari belakangan ini dunia televisi diisi acara breaking news, stop press, disini ada berita, dan berita sejenisnya. Acara-acara ini tanpa henti terus diperbaharui, setiap jam bahkan mungkin setiap menut. Satu hal yang jadi sorotan adalah bencana gempa di DIY dan Jawa Tengah. Media pada umumnya menyorot duka para korban dan pengungsi. Duka, kesakitan dan kesedihan mereka dijadikan berita. Sungguh sangat disayangkan, harusnya media membantu meringankan beban mereka, membantu pangan, obat-obatan dan hal lainnya bukannya malah menjual kepedihan mereka atau mengekspos duka mereka. Banyak media ingin menarik simpati dari masyarakat melalui tayangan mereka, membuka pos sumbangan dan lain sebagainya. Media harusnya tahu mengambil sikap untuk membantu korban bencana, melalui berita atau liputan. Media bukan sekedar melaporkan fakta duka dan kesedihan tapi harus yang bermanfaat. Sumbangan manyarakat memang harus dikelola namun masyarakat juga harus tahu manfaat dari bantuan yang diberikan. Bijaksana sekali jika Pemprov dan MUI setempat dapat menyalurkan bantuan dari masyarakat, selain lebih cepat, amanah juga efisien, karena mereka mengetahui kondisi, lokasi dan situasi para korban gempa. Pemerintah telah menyalurkan bantuan ekonomi untuk perorangan, bantuan renovasi rumah, obat- obatan dan kesehatan. Semoga daya upaya ini dapat kembali membangkitkan masyarakat di DIY dan Jawa Tengah. |
||