![]() |
||
|
Bangsa Besar Adalah Bangsa yang Satu Ulasan, 26 Mei 2006 Bangsa-bangsa datang dan pergi di pentas dunia. Peranan suatu bangsa kadang besar ataupun hanya kecil saja. Bangsa-bangsa ini ada yang panjang masanya namun juga ada yang masanya kecil. Peranan bangsa-bangsa maupun peninggalan suatu peradaban dapat menunjukkan apa yang terjadi pada masa lalu. Monumen-monumen beradaban seperti Candi Borobudur, candi Prambanan dan lain-lain yang dibangun di masa dinasti Syailendra dan Majapahit. Masjid-masjid di Indonesia yang dibangun sejak masa Demak, Mataram dan Indonesia menunukkan kebesaran beradaban bangsa ini. Kebesaran peradaban masa lalu ditunjang oleh berbagai hal, salah satunya adalah kesatuan, satunya misi yang dibawa oleh para pemimpin negara. Suatu bangsa yang tercerai-berai, contoh yang paling dekat adalah kasus di negara tetangga kita. Terjadi kerusuhan karena berbagai kepentingan dan akhirnya meletus menjadi kerusuhan bersenjata. Bantuan keamanan dunia internasional terpaksa didatangkan karena negara tersebut tak dapat menyelesaikan atau memadamkan konflik. Kehadiran pasukan asing mengingatkan pada sejarah masa lalu, dimana jika terjadi perbedaan kepentingan dan terjadi perebutan kekuasaan, maka masing-masing pihak akan menggunakan berbagai cara untuk memperoleh kemenangan. Belajar dari kejadian tersebut, wajarlah jika para pemimpin kita mempunyai satu visi dan misi untuk membawa bangsa ini ketahap lebih maju, adil dan sejahtera. Pertikaian, berbedaan pendapat, saling menjatuhkan hanya akan menjerumuskan bangsa ini. Konflik dinegara tetangga harusnya menjadi pelajaran buat kita agar lebih arif. |
||