Salah Pengertian Istilah Fanatik dan Teroris

Banyak orang salah menanggapi arti "Fanatik", kesalahan pengertian ini membuat orang lain merasa tidak nyaman serta terganggu. Pengertian Fanatik yang berhubungan dengan golongan, bangsa atau agama adalah mencintai atau menyakini atau menyayangi golongannya/ agama/bangsa tanpa membenci golongan/bangsa/agama yang lain.

Pengertian diatas bukanlah arti istilah fanatik dari kamus besar Indonesia, namun itu adalah pengertian dari penulis. Jika kita lihat arti diatas maka wajar jika seseorang fanatik terhadap golongannya, namun seperti dijelaskan diatas kefanatikan seseorang tidak berarti dia membenci golongan lain. Seorang yang fanatik tetap bersosialisasi dengan orang lain, tetap bekerjasama dengan orang lain, bahkan secara bersama-sama membangun sebuah bisnis untuk kesejahteraan bersama.

Kata lain yang berseberangan dengan arti Fanatik adalah "Teroris", Teroris adalah seseorang yang membenci dan memusuhi orang lain. Terorislah yang harus diwaspadai, karena orang maupun tindakan teroris sangat berbahaya, teroris mengancam keselamatan orang lain, merusak kedamaian yang telah terbina dan tindakan-tindakan lain yang merugikan.

Contoh dari tindakan teroris ini adalah pemuatan kartun yang menghina nabi, aksi jurnalis ini bisa digolongkan tindakan teroris karena tindakan tersebut menghina dan membenci golongan/agama lain. Tindakan tersebut telah merusak dan mengancam hubungan baik antar berbagai golongan/agama.

Kesimpulannya, menjadi fanatik adalah hal yang wajar namun menjadi teroris adalah hal yang berbahaya. Untuk mencegah seseorang agar tidak terjerumus menjadi teroris, seseorang perlu memiliki pengetahuan, kemampuan ekonomi dan bergaul dengan orang-orang yang baik.

Beri Komentar