Doa Untuk Memenuhi Hajat Dalam Kebahagiaan dan Menghindari Kesusahan.

Berita, 2 Januari 2006

Doa-doa pilihan oleh para Nabi dan Rasul serta para pendahulu (assalaf) yang soleh selalu dibaca untuk memohon curahan rahmat dan sarana memenuhi hajat dalam menghadapi kesenangan dan kebahagiaan serta menghindari derita dan kesusahan.

Beberapa sumber hukum (Al-Quran) keutamaan berdoa adalah :
1. Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang     lembut. (Al A'araaf 55)
2. Dan apabila hamba-hambaKU bertanya kepadamu tentang Aku, maka    (jawablah) bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan    permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepadaku.
   (Al Baqarah 186)

Beberapa sumber hukum (hadist) keutamaan berdoa adalah
1. Rasulullah S.A.W bersabda : addua umuhhul ibadah (Doa inti ibadah)
    HR. Atturmudzi
2. Addua uhuwal ibadah (Doa adalah ibadah) wa kala Rabbukum ad uni     astajib lakum (Dan Tuhanmu berfirman : berdoalah kepadaku niscaya     akan kuperkenankan bagimu.
    HR. Ibnu Hibban

Keutamaan berdoa seperti dijelaskan diatas, menganjurkan kepada kita agar selalu berdoa diberbagai kesempatan, bukan hanya setelah shalat tapi juga dalam aktifitas kita sehari-hari.

Doa merupakan bentuk penyerahan diri, setelah kita berihktiar melakukan usaha, apakah usaha tersebut berhasil atau tidak, maka setiap usaha yang kita lakukan, kita menyerahkan keputusannya kepada Allah, kita berdoa agar segala usaha yang telah kita lakukan memperoleh ridha dari Allah S.W.T

Salah satu doa paling favorit dibaca kaum muslimin, yang juga merupakan doa sapu jagat adalah : Rabbana atina fiddunya hasanah wafilakhirati hasanah wakina azabannar (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan jauhkan kami dari siksa (api) neraka.
HR. Bukhari

Rabbana atina minladunka rahmatan, wahayyiklana min amrina rasadan (Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).
(Al-kahfi 10)