![]() |
||
|
Menengok Angka Kemiskinan di Asia-Pasifik. Berita, 17 Oktober 2005 Penyaluran dana kompensasi BBM kepada rakyat miskun masih terus berlangsung, begitu juga pendataan baru bagi masyarakat miskin yang belum terdaftar dalam program kompensasi BBM. Saat ini penyaluran dana BBM sedang berlangsung, meskipun ada warga masyarakat yang seharusnya terjaring program ini belum terdaftar, semoga dengan pendataan baru mereka-mereka ini akhirnya dapat menikmati dana kompensasi BBM. Kalau berbicara angka kemiskinan ada baiknya diulas berapa angka kemiskinan di negeri ini, atau yang lebih luas Asia-Pasifik. Menurut laporan lembaga donor bank pembangunan asia (Asian Development Bank) yang bermarkas di Manila, Filipina. Saat ini ada 1,8 miliar atau 57% warga Asia-Pasifik berada dibawah garis kemiskinan atau hanya hidup dengan uang kurang dari US $2 perhari, sedangkan untuk yang lebih ekstrim, jumlah penduduk sangat miskin atau yang hidup dengan biaya kurang dari US $1 perhari dikawasan Asia-Pasifik mencapai 621 juta atau 19,3%. Faktor-faktor yang menjadi penyebab tingginya angka kemiskinan adalah kesenjangan antara kaya-miskin yang masih kuat, tingginya tingkat pengangguran dan pengangguran tersembunyi. Angka kemiskinan ini mempengaruhi derajat kesehatan, karena secara teori semakin miskin maka kesehatan semakin buruk. Kasus-kasus penyakit seperti diare, tuberkolosis, demam berdarah akan terus meningkat. Kunci dari permasalahan diatas adalah lapangan kerja, dengan adanya kesempatan kerja maka akan memperbaiki produktivitas dan ekonomi, sehingga dengan ekonomi yang baik maka tingkat kesehatan akan membaik. |
||