Da Vinci Code atau Al Biruni Code?

Sains, 22 Meil 2006

Sudah melihat film da Vinci Code? apa yang terlintas dibenak anda? saya akan membuka sebuah wacana dari sudut yang berbeda, yang saya lihat adalah Misteri Ilmu dan Teknologi.

Al Biruni adalah seorang ilmuwan muslim abad ke-11. Ia sudah mengetahui bahwa bumi berotasi pada sumbunya 600 tahun sebelum Galileo, dan menghitung lingkar bumi 700 tahun sebelum Newton.

Al Biruni menjelaskan ayat-ayat Al Quran dengan penemuan ilmiahnya, sama seperti yang dilakukan Galileo maupun Newton walaupun tanpa disadari mereka telah menjelaskan ayat-ayat Al Quran.

Isaac Newton (1642-1727) adalah seorang ahli matematika dan fisika, sumbangan terbesarnya adalah hukum grativitasi universal. Newton menemukan ide ini ketika mengamati buah apel yang jatuh ketanah, kejadian ini akhirnya berhasil membawanya menemukan hukum grativasi.


Gambar : Harun Yahya

Al Quran dan Hukum Gravitasi

Hukum grativitasi telah dijabarkan di Al Quran, yakni pada :

Al Quran, Ar Rad (13:02)

Allahu allathee rafaAAa alssamawati bighayri AAamadin tarawnaha thumma istawa AAala alAAarshi wasakhkhara alshshamsa waalqamara kullun yajree li ajalin musamman yudabbiru al amra yufassilu al ayati laAAallakum biliqa i rabbikum tooqinooona

Allah lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) kamu lihat, kemudian Dia bersemayam diatas Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.

Al Quran, Al Anbiyaa (21:33)

Wahuwa allathee khalaqa allayla waalnnahara waalshshamsa waalqamara kullun fee falakin yasbahoona

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya beredar di dalam garis edarnya.

Makna dari kalimat langit tanpa tiang serta bulan beredar pada garis edarnya adalah adanya sesuatu gaya sehingga benda dibumi tidak terlempar kelangit. Adanya sebuah gaya yang membuat bumi beredar pada sumbunya.

Teori gravitasi telah menjelaskan mengapa benda selalu jatuh kebumi bukan kelangit, demikian juga orbit dimana bumi mengitari matahari sementara orbit bulan mengelilingi bumi.

Fakta-fakta diatas telah memberikan kesimpulan bahwa Al Quran selaras dengan Teknologi, bahkan Al Quran memberikan tuntunan untuk memahami kejadian di alam semesta. Jadi pantaslah kalau ilmuwan makin percaya akan kebesaran Allah.