Media Berita dan Informasi Indonesia

Jumat, 16 Mei 08
 
ANTANT AVEROUSE SUKIMAN
 
OLAHRAGA
 
 
OLAHRAGA





 

     Arung Jeram, inilah olahraga yang memberikan tantangan yang mendebarkan sekaligus mengasikkan, sebelum anda melakukannya akan diberikan pengarahan singkat mengenai teknik yang dilakukan selama anda melakukan arung jeram.
      Perjalanan dimulai dari Haris Kuta Hotel tempat saya menginap. Kami dijemput dengan sebuah bis, arung jeram akan dilakukan disebuah desa yang jaraknya akan memakan waktu satu jam perjalanan dengan bis.
     Saat kami tiba, sudah banyak peserta lain terlebih dahulu, tempat ini merupakan daerah ketinggian, bis kami tadi menyusuri tanjakan yang berkelok-kelok. Didepan nampak bangunan rumah panggung terbuat dari kayu, disini anda harus mendaftar, kemudian akan dimasukkan kedalam sebuah tim, 1 tim biasanya beranggotakan 4 orang dan 1 orang kapten. Pengarahan teknik Arung Jeram diberikan oleh seorang pemandu, beberapa yang harus anda kuasai yakni (1) Maju, anda harus harus mendayung maju (2) Mundur, anda harus mendayung mundur (3) Kanan, anggota tim bagian kanan mendayung (4) Kiri, anggota tim bagian kiri mendayung (5) Rebah, dari posisi duduk, dengan dayung dipangkuan, anda rebahkan badan kebelakang, ada rintangan berupa jembatan bambu, jembatan ini begitu dekat kira-kira cuma berjarak 20 cm (6) Benturan, dari posisi duduk, dayung dipangkuan tangan anda memegang tali di boat, dan kaki diluruskan kedepan dengan kuat, boat anda akan membentur batu besar atau tebing dikanan kiri sungai , Kapten anda duduk dibelakang, dia yang akan memberi komando kepada tim, dan bertanggung-jawab kepada tim.
 
Perlu juga anda perhatikan, jika terjatuh dari boat, jangan panik, jangan mencoba berenang, regulasi internasional mengharuskan anda tetap tenang, berusaha sebisa mungkin tetap berdiri, jika tidak bisa anda duduk dengan membelakangi arus, kapten dan tim akan menolong anda. Arung jeram ini akan memakan waktu kuang lebih dua jam, ditengah perjalanan anda pos pemberhentian untuk isstirahat, sungai yang akan kita telusuri mempunyai ketinggian setengah meter, dimusim hujan ketinggian air akan meningkat dan menjadi sangat berbahaya bagi para peserta. Keterangan gambar(1) Arus sungai,(2) Saya dan tim sedang beraksi, (3) Bebatuan yang harus anda lewati (4) Arus sungai cukup deras, disini anda tidak perlu mendayung boat, (5) Pos pemberhentian ditengah jalan, (6) Foto bareng dengan tim lain. Akhirnya selamat berolahraga.  
 
Saat mulai satu persatu boat melaju, jaraknya kira-kira setiap 10 menit, menyusuri sungai yang airnya begitu jernih, pemandangan dikiri-kanan sungai dihiasi tanaman liar, jika anda bawa kamera digital jangan lupa pake housing anti air, arus sungai kadang keras dan lambat, ditikungan banyak batu besar yang harus dihindari, kadang harus berbenturan dengan dengan boat. Kewajiban anda adalah mendengar komando dari sang kapten. Setelah kurang lebih satu jam, kitapun sampai di pos persinggahan, mula-mula anda harus mendayung mundur untuk mengurangi kecepatan, setelah itu bagian kiri mendayung agar boat merapat kekanan. Tetap diam kapten akan turun terlebih dahulu, kemudian seluruh tim. Kami beristirahat setengah jam, kemudian perjalan dilanjutkan. Diujung perjalan anda akan menemui dam, anda dan tim akan loncat bersama boat untuk menuruni dam tersebut. Selepas dam, perjalanan telah selesai, diatas sudah menunggu makan siang, dikantin ini tersedia berbagai jenis sate, gado-gado, nasi putih dan nasi goreng, gule dan tumis kecap sapi. Hanya hati-hati untuk jenis sate, karena ada juga yang tidak halal, untung saja, penyaji makanan, memperingatkan saya, 'Maaf mas, yang halal disebelah sana, disana ada ayam dan kambing". Santap siang selesai sekitar jam 1, kamipun beranjak untuk kembali ke Kuta, pembaca berakhirlah Arung Jeram kali ini, sampai jumpa di tulisan mendatang.