Media Berita dan Informasi Indonesia

Jumat, 16 Mei 08
 
ANTANT AVEROUSE SUKIMAN
 
KATA PENGANTAR
           Susunan Redaksi
             Redaksi Pelaksana
             Hanri Setiadi
             redaksi@sukiman.com
              
             Pemasaran
             pemasaran@sukiman.com
             Penulis/Jurnalis
             sukiman@sukiman.com
 
 
KATA PENGANTAR

Menginjak pertengahan Mei hujan masih sering turun padahal tahun-tahun sebelumnya hujan paling akhir turun akhir Pebruari. Musim hujan memang membuat cuaca lebih dingin namun mau pergi kesana-sini jadi enggan maklum naik motor. Basah memang sudah pasti kalau nekad menerobos hujan tapi yang paling mengesalkan kena cipratan air bercampur tanah.

Meskipun musim hujan tidak berarti Jakarta sepi kegiatan khususnya olahraga karena hari ini dimulai pertandingan piala Thomas dan Uber. Pertandingan beregu putra-putri ini sangat bergengsi, karena inilah pertandingan beregu yang menentukan negara mana yang bakal jadi jawara di beregu putra dan putri. Tim Indonesia yang berjaya selama delapan kali berturut-turut menjuarai piala Thomas dan Uber akan tampil maksimal, terakhir pada tahun 2002 memenangi kejuaraan ini tim mempunyai motivasi kuat untuk mengulang sukses tentunya anda masih ingat bagaimana saat Hendrawan setelah memastikan poin kemenangan untuk tim harus berlari menghindari histeria massa. Suka cita itu sungguh mempesona, maju tim Indonesia!

Perbesar Photo

Saya berdebar-debar bukan hanya karena menonton tim Indonesia, adalagi hal yang ditunggu-tunggu hingga membuat saya berdebar. Kenaikan BBMlah yang membuat berdebar, dipastikan naik meskipun besarnnya dan kapan belum ditentukan telah membuat aksi borong BBM disebagian masyarakat.

Memang serba sulit ditengah gejolak ekonomi dunia dan harga BBM yang melambung membuat kenaikan BBM tak terhindarkan. Penggunaan secara bijaksana BBM merupakan hal yang tepat selain menemukan sumber energi lain seperti kincir angin yang digunakan China dan Belanda, kartu pintar BBM diharapkan dapat mengontrol penggunaan BBM oleh masyarakat. Kartu pintar ini memang belum disosialisasika namun penggunaannya diharapkan dapat mengontrol penggunaan BBM yang berujung pada penghematan komoditi langka ini.